Cara Membuat Elektromagnet

Dalam elektromagnet, aliran listrik mengalir melalui potongan logam dan menciptakan medan magnet. Untuk membuat elektromagnet sederhana, Anda membutuhkan sumber listrik, konduktor, dan logam. Lilitkan kawat tembaga berinsulasi pada sekrup atau paku besi sebelum menghubungkan kawat ke baterai, kemudian lihatlah saat elektromagnet barumu menarik benda-benda logam kecil. Perlu diingat bahwa Anda akan membuat arus listrik sehingga berhati-hatilah ketika menggunakan elektromagnet agar Anda tidak sampai terluka.

Melilitkan Kawat pada Besi

Pilihlah paku atau sekrup besi sebagai batang magnet utama. Ambil benda besi yang tersedia di sekitar rumah, seperti paku, sekrup, atau baut. Pilih benda dengan panjang 7,five-12 sentimeter agar terdapat banyak ruang untuk melilitkan kawat.[1]

Tarik kawat tembaga dari kumparannya. Karena Anda tidak mengetahui secara pasti panjang kawat yang dibutuhkan hingga seluruh benda logam terlilit kawat, jangan langsung memotongnya slot deposit 10 ribu gampang menang dari kumparan. Tempatkan kawat hingga tegak lurus dengan batang besi utama agar Anda bisa melilitkannya berkali-kali dengan mudah.

  • Sisakan kawat sepanjang five-7,5 sentimeter di ujungnya. Sebelum melilitkan kawat, sisakan bagian tambahan sepanjang 5-7,5 sentimeter pada ujung kawat yang nantinya akan dipasangkan pada baterai.
  • Tempatkan kawat agar tegak lurus dengan batang besi dan ujungnya.

Lilitkan kawat tembaga berinsulasi pada batang besi dalam satu arah. Buatlah lilitan spiral bersambung pada batang besi untuk mengalirkan listrik. Lilitkan kabel dalam satu untai bersambung ke satu arah agar bisa menghasilkan arus listrik yang kuat. Kawat harus dililitkan dalam satu arah agar arus listrik mengalir ke arah yang sama. Jika Anda melilitkan kawat dalam berbagai arah, arus listrik akan mengalir ke arah yang berbeda sehingga Anda tidak bisa menciptakan medan magnet.

Tekan kawat untuk menempelkan dan memadatkannya sambil melilitkannya ke besi. Lilitkan kawat secara kencang pada besi dan bentuk sebanyak mungkin spiral untuk menciptakan arus listrik terkuat. Sambil melilitkan kawat, gunakan jari untuk merapatkan setiap lilitan. Tetap lilit dan rapatkan kawat hingga Anda mencapai ujung batang besi. Semakin banyak kawat yang digunakan, semakin kuat arus listrik yang dihasilkan sehingga berhati-hatilah saat Anda menciptakan elektromagnet ini.

Balut seluruh paku dengan Anda membalut seluruh batang besi (dalam hal ini, paku) menggunakan kawat dengan lilitan yang kencang dan saling menempel. Pekerjaan selesai setelah Anda mencapai ujung paku.

Potong kawat hingga ujungnya memiliki panjang sekitar 5-7,5 sentimeter. Setelah mencapai kedua ujung batang besi utama, gunakan pemotong kawat atau gunting tajam untuk memotong kawat dari kumparan. Potong ujung kedua dengan panjang bagian tambahan yang sama dengan ujung pertama agar kedua ujung kawat dapat menyentuh baterai secara seimbang. [5]

Membuat Ujung Konduktor

Buang insulasi sepanjang 1-2 sentimeter dari kedua ujung kawat. Gunakan pengupas kawat, ampelas, atau silet untuk mengerik insulasi dari setiap ujung kawat. Dengan menghilangkan insulasi, kawat dapat mengalirkan energi dengan lebih mudah.
Ketika menghilangkan insulasi, warna kawat akan berubah dari warna tembaga insulasi menjadi warna perak aslinya.

Lengkungkan kedua ujung kawat untuk membuat lingkaran kecil. Gunakan jari untuk membengkokkan kedua ujung kawat menjadi lingkaran yang sangat kecil dengan diameter sekitar 0,5 sentimeter. Lingkaran-lingkaran kawat ini nantinya akan menyentuh bagian tengah setiap ujung baterai. [7]
Dengan melengkungkan ujung kawat, baterai bisa mempertahankan kontak dengan kawat itu sendiri.

Pasang setiap ujung kawat pada setiap sisi baterai D. Carilah baterai D atau baterai bervoltase 1,5, kemudian pasang setiap ujung kawat pada setiap sisi baterai hingga menyentuh. Rekatkan ujung kawat pada baterai menggunakan pita perekat listrik atau lakban.[8]
Tempelkan salah satu ujung kawat pada ujung negatif baterai, dan ujung kawat yang lain pada ujung positif baterai.

Uji magnet sambil menahan kawat pada kedua ujung baterai. Setelah menempelkan kawat ke ujung baterai dengan kencang, Anda bisa menguji magnetmu. Dekatkan baterai dan batang besi pada benda logam kecil, seperti klip kertas atau pin penyemat pakaian. Jika paku, sekrup, atau baut dapat menarik objek logam, magnetmu berfungsi dengan baik.

  • Jika baterai terasa panas, gunakan handuk kecil untuk menahan ujung kawat pada baterai.
  • Setelah selesai menggunakannya, lepaskan kedua ujung kawat dari baterai.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
× Chat with us